Pencegahan Penyakit Anoreksia Nervosa

Slimming Capsule – Anoreksia nervosa adalah suatu gangguan pola makan yang tidak sehat, ditunjukkan dengan berat badan yang terlampau ringan untuk usia dan tinggi badan orang tersebut. Orang-orang yang menderita gangguan emosi ini mengalami ketakutan yang teramat sangat terhadap kenaikan berat badan, bahkan saat mereka sebenarnya sudah sangat kurus, dan memiliki postur tubuh yang sangat tipis. Mereka melakukan berbagai usaha untuk diet, melakukan kegiatan fisik secara berlebihan, atau melakukan berbagai usaha lain untuk mencegah kenaikan berat badan (seperti mengkonsumsi obat pencuci perut dan muntah yang disengaja) untuk menurunkan berat badan.

Pencegahan Penyakit Anoreksia Nervosa

Pencegahan Penyakit Anoreksia Nervosa serta Penanganannya

Ada sebagian kecil penderita anorexia nervosa yang tidak menyadari bahwa mereka menderita kondisi ini, namun sebagian besar tahu dan tidak mau berobat karena takut hingga akhirnya mereka menyembunyikan masalah ini dalam waktu yang sangat lama. Oleh sebab itu penting bagi kita sebagai orang luar untuk mengenali kondisi ini bilamana ada keluarga atau teman yang mengalaminya.

Anoreksia nervosa memang tidak bisa dicegah sepenuhnya, begitu juga dalam hal makanan yang dikonsumsi sehari-harinya. Namun melalui pendidikan orang tua terhadap anak-anak sejak dini di dalam keluarga, bisa berpengaruh besar untuk menekan risiko terjadinya kondisi ini ketika mereka beranjak remaja dan dewasa. Pendidikan yang dimaksud adalah dengan mengajarkan dan menerapkan pola makan sehat secara tegas. Selain itu anak juga perlu diajarkan wawasan yang tepat mengenai imej bentuk tubuh yang ideal.

Selain itu, tantangan terbesar dalam menangani seseorang dengan anoreksia nervosa adalah menyadarkan mereka bahwa mereka memiliki sebuah gangguan. Banyak penderita anoreksia menyangkal bahwa mereka memiliki pola makan yang tidak sehat. Para penderita yang pada akhirnya melakukan perawatan medis hanya mereka yang benar-benar serius. Penanganan bagi penderita anoreksia dapat berupa:

  • Terapi lewat percakapan sering kali dilakukan kepada pasien muda atau seseorang yang baru sebentar menderita anoreksia untuk menyemangati mereka kembali ke dalam pola makan yang sehat.
  • Obat-obatan seperti antidepresi, anti psikotik, dan penstabil mood dapat membantu beberapa pasien anorexia saat diberikan sebagai bagian dari program perawatan yang komplit. Obat-obatan tersebut dapat membantu menangani depresi maupun perasaan gelisah. Meskipun obat-obatan dapat membantu, tidak ada yang pernah terbukti benar-benar menghilangkan keinginan penderita untuk menurunkan berat badan.

Adapun beberapa pengobatan lainnya untuk penyakit sejenis ini, diantaranya:

  1. Apabila tingkat keparahan anoreksia nervosa sudah sangat parah dengan gejala malanutrisi yang bisa mengarah kepada kematian, maka penanganan di rumah sakit perlu dilakukan. Pada kasus ini pasien akan diberikan cairan infus atau dipasangi selang nasogastrik untuk menyalurkan makanan lewat hidung. Perawatan di rumah sakit ditujukan untuk menangani dehidrasi, gangguan detak jantung, dan ketidakseimbangan elektrolit.
  2. Menaikkan berat badan secara normal harus dilakukan secara bertahap. Sebagai langkah pertama, ahli terapi biasanya akan meminta pasien untuk berusaha makan secara teratur, meski dalam porsi yang sedikit. Terapi ini dianggap berhasil setelah pola makan pasien kembali normal dengan asupan gizi yang cukup, termasuk vitamin dan mineral. Diharapkan melalui terapi ini, pasien bisa kembali menaikkan berat badan sebanyak setengah hingga satu kilogram per minggu. Bagi pasien anak-anak dan remaja, tinggi badan mereka akan diperiksa secara berkala untuk memastikan mereka tumbuh secara normal.
  3. Sejumlah pengobatan psikologis bisa diterapkan untuk mengobati anoreksia. Biasanya pengobatan akan berlangsung selama setengah tahun hingga satu tahun, atau bahkan lebih lama tergantung kepada kondisi pengidap atau tingkat keparahan anoreksia. Pengobatannya berupa terapi perilaku untuk mengubah pola pikir negatif. Melalui terapi perilaku kognitif, ahli terapi akan berusaha membantu pasien mengubah pemikiran negatif mengenai makanan dan penampilan menjadi suatu pola pemikiran yang positif dan realistis, sehingga diharapkan perilaku menyimpang pasien dapat hilang.
  4. Peran keluarga sangat penting bagi kesembuhan pengidap anoreksia karena biasanya keluarga adalah pihak yang paling merasakan dampak anoreksia itu sendiri. Selain harus berusaha memahami kondisi yang sedang dialami pengidap, keluarga juga dapat bekerja sama dengan dokter dalam membantu mempercepat proses kesembuhan.
  5. Jika anoreksia hanya diatasi dengan mengonsumsi obat-obatan, biasanya hasilnya tidak akan efektif. Penggunaan obat-obatan baru akan terasa efektif jika dikombinasikan dengan terapi lain. Obat-obatan juga digunakan untuk menangani masalah-masalah psikologis yang terkait dengan anoreksia, seperti depresi dan gangguan obsesif kompulsif. Obat-obatan yang mungkin diberikan antara lain antidepresan, antipsikotik, dan penstabil mood. Contoh obat-obatan yang biasa diberikan antara lain olanzapine dan selective serotonin reuptake inhabitors (SSRIs).

 

Jika di dalam keluarga kita ada yg  menunjukkan tanda-tanda ke arah anoreksia, segeralah periksakan ke dokter untuk mencegah keadaan ini bertambah buruk. Gejala-gejalanya bisa Anda lihat di: 31 Gejala Penyakit Anoreksi Nervosa Terlampau Kurus

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *