31 Gejala Penyakit Anoreksi Nervosa Terlampau Kurus

Slimming Capsule – Anoreksia Nervosa merupakan suatu masalah kesehatan jiwa yang mana mengidapnya terobsesi untuk memiliki tubuh kurus dan sangat takut jika mereka terlihat gemuk. Karena ketakutannya itulah yang membuat mereka selalu menganggap tubuhnya masih kurang kurus, namun kenyataannya tidak seperti itu.

31 Gejala Penyakit Anoreksi Nervosa Terlampau Kurus

31 Gejala Penyakit Anoreksi Nervosa Terlampau Kurus serta Pengobatannya

Anoreksia Nervosa biasanya menyerang para remaja terutama remaja wanita pada masa puber, karena di masa puberlah mereka mulai menetapkan standar tubuh ideal mereka sendiri, biasanya langsing dan cenderung kurus. Remaja yang menderita penyakit ini sangat takut terlihat gemuk lalu mereka mengambil jalan program melangsingkan tubuh yang ekstrim untuk menurunkan berat badan secara drastis dalam jangka waktu sesingkat mungkin. Selain itu, ada juga beberapa faktor lainnya yang membuat remaja menderita penyakit ini yang selain tidak ingin terlihat gemuk, misalnya seperti kecemasan, kebersihan mulut yang butuk, meningkatnya suhu darah akibat cuaca panas atau demam dan perubahan cita rasa atau penciuman. Penderita penyakit ini memiliki kesulitan antara kemandirian dan ketergantungan terhadap prang lain, adanya tingkat kepercayaan diri yang rendah dan kesulitan dalam perkembangan kesehatan jiwa dan perkembangan seksual.

Apabila faktor penderita penyakit ini dari terobsesinya yang ingin kurus, mereka akan membuat tubuh mereka sekurus mungkin walaupun dengan mengambil cara yang salah. Misalnya berusaha keras membatasi porsi makan seminimal mungkin, menggunakan obat-obatan seperti pencahar dan penekan nafsu makan, serta berolahraga secara berlebihan. Mungkin gejala yang akan ditimbulkannya adalah:

  1. Penurunan berat badan secara signifikan.
  2. Terlihat kurus.
  3. Kadar darah yang tidak normal.
  4. Kelelahan.
  5. Tidak bisa tidur.
  6. Pusing atau pingsan.
  7. Perubahan warna kebiruan di jari.
  8. Kuku rapuh.
  9. Rambut yang tipis, patah atau rontok.
  10. Terlambat menstruasi.
  11. Konstipasi.
  12. Suka berbohong jika ditanya apakah mereka sudah makan.
  13. Kulit kering.
  14. Tidak tahan terhadap dingin.
  15. Ritme jantung yang tidak beraturan.
  16. Tekanan darah rendah.
  17. Dehidrasi.
  18. Osteoporosis.
  19. Bengkak pada lengan atau kaki.
  20. Menolak untuk makan.
  21. Menyangkal rasa lapar.
  22. Berolahraga secara berlebihan.
  23. Suasana hati yang datar, atau lemah emosi.
  24. Menarik diri dari lingkungan sosial.
  25. Mudah marah.
  26. Berkurangnya ketertarikan terhadap aktifitas seksual.
  27. Depresi.
  28. Kemungkinan penggunaan produk herbal atau obat diet.
  29. Selalu memerhatikan bentuk tubuh di depan cermin.
  30. Menimbang tubuh hampir tiap saat.
  31. Sering memuntahkan kembali makanan yang sudah dimakan.

Tidak ada cara yang menjamin untuk mencegah penyakit ini, apabila Anda memiliki anggota keluarga atau teman yang sedang melakukan program melangsingkan tubuh yang ekstrim, haruslah segera ditangani sedini mungkin agar proses penyembuhannya berjalan cepat dan penyakitnya tidak semakin parah. Dan sebaiknya dirawat dirumah sakit, agar pengobatan dapat dilakukan dengan tepat, dokter harus menyesuaikan dengan keadaan fisik, psikologi, dan juga keadaan sosial si pengidap anoreksia. Penanganan dan pengobatan seperti ini akan menyadarkan mereka bahwa pola hidup yang mereka jalani adalah jalan yang salah, juga agar mereka dapat memperoleh berat badan ideal kembali secara aman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *